Jangan Reduksi Pancasila Sebagai Dasar Negara
Jakarta, RAKA - Yayasan pendidikan Bung Karto terus menentang Program MPR yang memasukan Pancasila kedalam empat pilar kebangsaan. Pancasila dianggap tidak tepat masuk dalam pilar karena akan mereduksi pemaknaannya sebagai dasar negara.
"Yayasan Pendidikan Bung Karno Sudah berapa kali menyurati MPR RI perihal keberataan tentang penggunaan empat pilar kebangsaan yang menghabiskan banyak anggaran negara, bertentangan dengan posisi Pancasila sebagai dasar Negara, dan tidak ada ketetapan hukumnya, Wacana Empat Pilar sangat menyesatkan, "kata Ristianto dari Yayasan Pendidikan Bung Karno dalam diskusi kebangsaan "Empat Pilar, Mereduksi Pancasila?" di kampus Universitas Paramadina, Jakarta, Senin (30/9).
Ristiyanto lantas menguntip pendapat Bung Karno yang menyebut Pancasila sebagai philosophische grondslaag kehidupan bernegara dan berbangsa Indonesia. Maknanya kata dia, penempatan pancasila sebagai pilar negara merupakan wacana yang menyesatkan dalam ketatanegaraan. keempat pilar yang dimaksud adalah pancasila, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)
"Yayasan Pendidikan Bung Karno Sudah berapa kali menyurati MPR RI perihal keberataan tentang penggunaan empat pilar kebangsaan yang menghabiskan banyak anggaran negara, bertentangan dengan posisi Pancasila sebagai dasar Negara, dan tidak ada ketetapan hukumnya, Wacana Empat Pilar sangat menyesatkan, "kata Ristianto dari Yayasan Pendidikan Bung Karno dalam diskusi kebangsaan "Empat Pilar, Mereduksi Pancasila?" di kampus Universitas Paramadina, Jakarta, Senin (30/9).
Ristiyanto lantas menguntip pendapat Bung Karno yang menyebut Pancasila sebagai philosophische grondslaag kehidupan bernegara dan berbangsa Indonesia. Maknanya kata dia, penempatan pancasila sebagai pilar negara merupakan wacana yang menyesatkan dalam ketatanegaraan. keempat pilar yang dimaksud adalah pancasila, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)